MEREVIEW ARTIKEL ” PERANCANGAN APLIKASI ENKRIPSI DEKRIPSI MENGGUNAKAN METODE CAESAR CIPHER DAN OPERASI XOR”
1. Permasalahan
- Bagaimana mengimplementasikan teknologi
enkripsi dan dekripsi pesan dengan
menggunakan algoritma caesar chiper dan
operasi Xor ? - Bagaimana merancang aplikasi enkripsi dan
dekripsi berbasis Visual Studio 2005 dengan
menggunakan algoritma ceasar chiper dan
operasi Xor ?
2. Pembahasan
PengertianKriptografi
Kriptografi berasal dari bahasa yunani,
menurut bahasa dibagi menjadi dua, yaitu kripto
dan graphia. Kripto berarti secret (rahasia) dan
graphia berarti writing (tulisan). Menurut
terminologinya kriptografi adalah ilmu dan seni
untuk menjaga keamanan pesan ketika pesan
dikirim dari suatu tempat ketempat lain.
Kriptografi adalah suatu ilmu yang mempelajari
bagaimana cara menjaga agar data atau pesan tetap
aman saat dikirimkan, dari pengirim ke penerima
tanpa mengalami gangguan dari pihak ketiga. Menurut
Bruce Scheiner dalam bukunya “Applied Cryptography”,
kriptografi adalah ilmu pengetahuan dan seni menjaga
message-message agar tetap aman (secure). Konsep
kriptografi sendiri telah lama digunakan oleh manusia
misalnya pada peradaban Mesir dan Romawi walau
masih sangat sederhana.
Berikut adalah istilah-istilah yang digunakan dalam
bidang kriptografi :
a. Plaintext (M) adalah pesan yang hendak
dikirimkan (berisi data asli) yang dapat
dimengerti.
b. Ciphertext (C) adalah pesan ter-enkrip
(tersandi) yang merupakan hasil enkripsi.
c. Enkripsi (E) adalah proses pengubahan
plaintextmenjadi ciphertext.
d. Dekripsi (D) adalah kebalikan dari enkripsi
yakni mengubah ciphertext menjadi plaintext,
sehingga berupa data awal/asli.
e. Kunci (K) adalah suatu bilangan yang
dirahasiakan yang digunakan dalam proses
enkripsi dan dekripsi.
Analisa Algoritma Caesar Cipher
Algoritma adalah urutan langkah- langkah
logis penyelesaian masalah yang disusun secara
sistematis dan logis, (R. Munir, 2002). Langkahlangkah
dalam algoritma harus logis dan harus
dapat ditentukan bernilai salah atau benar.
algoritma adalah spesifikasi urutan langkah untuk
melakukan pekerjaan tertentu.
Algoritma caesar cipher merupakan algoritma
klasik yang memiliki langkah-langkah logis sebagai
berikut :
- Menghitung panjang karakter / huruf yang
diinputkan dalam plaintext. - Tiap-tiap huruf diubah menjadi kode
ASCII menggunakan proses looping. - Untuk melakukan pergeseran / proses
enkripsi maka kode ASCII tersebut digeser
dengan cara ditambah sebanyak pergeseran.
Misal pergeseran 5 huruf maka kode ASCII
ditambah dengan 5. - Jika ditemukan spasi (ASCII=32), maka tidak
usah dilakukan penambahan. - Hasil pergeseran bilangan ASCII
dikembalikan lagi menjadi huruf / karakter
Analisa Operator XOR
Operator biner yang sering digunakan dalam
cipher yang yang beroperasi dalam mode bit adalah
XOR atau exclusive-or. Notasi matematis untuk
opeartor XOR adalah ⊕ (dalam Bahasa C, operator
XOR dilambangkan dengan ^ ). Operator XOR
dioperasikan pada dua bit dengan aturan sebagai
berikut:
0 ⊕ 0 = 0
0 ⊕ 1 = 1
1 ⊕ 0 = 1
1 ⊕ 1 = 0
Jika dua rangkaian dioperasikan dengan XOR,
maka operasinya dilakukan dengan meng-XOR-kan
setiap bit yang berkoresponden dari kedua
ramngkaian bit tersebut.
Contoh: 10011 ⊕ 11001 = 01010, yang dalam
hal ini, hasilnya diperoleh sebagai berikut:
1 0 0 1 1 ⊕ 1 1 0 0 1
1 ⊕ 1 = 0
0 ⊕ 1 = 1
0 ⊕ 0 = 0
1 ⊕ 0 = 1
1 ⊕ 1 = 0
Algoritma enkripsi sederhana yang
menggunakan XOR adalah dengan meng-XOR-kan
plainteks (P) dengan kunci (K) menghasilkan
cipherteks:
C = P ⊕ K (6.1)
Karena meng-XOR-kan nilai yang sama dua kali
menghasilkan nilai semula, maka proses dekripsi
menggunakan persamaan:
P = C ⊕ K (6.2)
Contoh: plainteks 01100101 (karakter ‘e’)
kunci 00110101 ⊕ (karakter ‘5’)
cipherteks 01010000 (karakter ‘P’)
kunci 00110101 ⊕ (karakter ‘5’)
plainteks 01100101 (karakter ‘e’)
Cara memecahkannya adalah (asumsi: panjang
kunci adalah sejumlah kecil byte):
a. Pergeseran terkecil mengindikasikan panjang
kunci yang dicari..
b. Geser cipherteks sejauh panjang kunci dan
XOR-kan dengan dirinya sendiri. Operasi ini
menghasilkan plainteks yang ter-XOR dengan
plainteks yang digeser sejauh panjang kunci
tersebut.
Proses Enkripsi dan Dekripsi
Enkripsi merupakan proses mengamankan suatu
informasi dengan membuat informasi tersebut tidak
dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus.
Dekripsi merupakan suatu proses penterjemahan
sebuah karakter dengan kunci dan aturan tertentu
menjadi sebuah karakter atau kalimat asli yang dapat
dibaca dan diketahui informasi didalamnya.
3 Hasil Pembahasan
Berdasarkan hasil uraian ini, dapat
disimpulkan bahwa :
- Dari tugas yang diberikan menghasilkan
sebuah aplikasi Enkripsi-Deksripsi
menggunakan Metode Caesar chiper dan
Xor. - Dengan adanya aplikasi ini, dapat
meningkatkan keamanan pesan, dimana
pesan sudah terenkripsi
Komentar
Posting Komentar